Minggu kedua gw lumayan berwarna nih =) and actually mulai betah neh gw oohohohooo =)
Meet up with Riko Ariefano for several times, and we have good conversations about work…both in business and charity.

Rewind sedikit…waktu di perjalan ke jkt, Romo Heru ternyata di satu pesawat ama gw…dan pas transit kita makan and ngobrol bareng.
Trus gw nanya tentang DESTINY…soalnya gw ceritanya kan lagi mencari tujuan hidup nih…tapi apakah Tuhan sudah kasih gw destiny untuk menjadi seorang apa gitu?
Pengertian gw tentang destiny adalah….human’s destiny is Jesus…untuk serupa seperti DIA. Untuk serupa seperti dia tidak terbatas dengan menjadi seorang dokter or penyanyi or arsitek or dll. Otherwise FREE WILL untuk apa donk? Tapi yah dasar gw lagi mayan bingung…jadi gw tanya lagi deh ke romo.
Romo menjelaskan bahwa Gereja Katholik tidak mengajarkan konsep nasib/takdir. Kita manusa sendiri yang menentukan apa kelak kita akan menjadi, we make our choices.
Tentunya…kita harus peka selalu dalam memilih…apakah itu sesuai dengan hukum kasih…ajaran Gereja. Jadi intinya…kita dikasih ramhat dan karunia oleh Tuhan untuk memilih dan menjadi seseorang…yang mempunyai kebahagiaan dan suka cita sejati.

Fast forward…my conversation with Riko also reflects the same understanding, dimana kita manusia dikasih rahmat dan karunia untuk memilih dan menjadi seseorang yg kita inginkan. Ada 2 response yg mungkin orang lontarkan ttg pengertian ini:
Response #1 – Lahh…kalo gitu kita manusia powerful donk…kita bisa bikin mujikzat sendiri…ngga perlu Tuhan lagi since kita sendiri udah powerful gini.
Response #2 – Wow….kalo kita ciptaanNya aja bisa berbuat hal yang demikian….apalagi Pencipta kita? Betapa besar dan maha kuasaNya Tuhan kita.

I choose #2 =)

Kita ngobrol tentang business. It’s a very refreshing topic, karena kalo segala usaha business (yang legal yehh!) kita masukkan dalam konteks pelayanan dalam Gereja….WOW…asli gw jadi semangat lagi untuk terus belajar dan berusaha untuk menjadi business person or professional yang sukses. Kesuksesan kita dalam business bisa menjadi berkat untuk kita dan juga berkat untuk orang lain. Dengan network yg bertambah, dengan credibility dan integritas, dan dengan resource yang ada…kita bisa menjamah banyak orang yang sangat membutuhkan…both physically and spiritually.
Meminjam kata2 yg Bruder Petrus bilang….”Sapaan Kasih”.

Gw sempet ke cilincing jg, tempat dimana Bruder Petrus berkarya. Di sana tuh desa nelayan yg miskin, dan juga tempat pembuangan sampah.
Disana bruder sudah melayani sekitar 10 tahun untuk melayani anak2 yg terbelakang dengan merawat dan menyediakan sekolah2 dimana anak2 tersebut dibimbing dan diberikan perhatian supaya mereka juga bisa mempunyai masa depan dan harapan yang indah. Pelayan bruder tidak terbatas untuk anak2 saja. Disana jg ada layanan kesehatan, dimana masyarakat sekitar bisa mendapat pelayanan dokter dengan Rp. 5000. Nih canggih nih…gw kan nanya..kenapa mereka harus bayar ?
Jawab Bruder: “Supaya mereka tetap bisa merasa punya harga diri”
Memang bruder sendiri bilang…misi dia bukan hanya untuk membantu meringankan beban mereka yg kekurangan….tapi dia ingin supaya POLA BERPIKIR masyarakat setempat bisa berubah ke arah yg benar. Dan semua ini bisa dimulai dengan melayani dan mendidik. (We give them a fish…we feed them for a day. We teach them how to fish…we feed then for a lifetime). “SAPAAN KASIH” asli ini perlu diingat dan gw hidupi dalam kehidupan sehari-hari gw.

Minggu ke dua ini simply gw belajar ttg BEKERJA both in Business and Ministry, dimana kita sebagai rasul awam….they go hand in hand!
Dan juga konsep “SAPAAN KASIH” melalui bruder Petrus.

Projects in progress:
1. Siapin proposal dan presentation for fund raising untuk tempat pelayanan Bruder Petrus di Cilincing. Bersama beberapa teman, kita commit untuk mengisi taman membaca (library) yang akan selesai akhir bulan ini dengan buku2 dan segala interior yg diperlukan taman membaca ini. In addition, kita juga ingin merealisasikan pembangunan lab komputer disana. Yes…those kids in Cilincing will have equal opportunity to learn and progress in this so called knowledge economy. To the rest of you….beware of your being complacent! Hiek..hiek…hiek…. =)

2. Boiling in the kitchen…I’m planning to expand my IT and business consulting service to Indonesia. I see great opportunities here in Indonesia. My presentation of what i have in mind has already excites some people =)
Yes there are still lots of work to be done, but hey….Keep trying and moving forward….With one step at a time, i am one step closer to my success =) AMEN!

On the lighter note….jarang2 nih terjadi di LA, weekend barusan gw hangout ama temen dan jg temen2nya….buset dahh…mimpi apa gw semalem….1 cowo 10 cewe hauehaeuaheu =)
Orang yg lewat ngeliatin gw pasti mikir either gw raja minyak…ato gw gay =) ahahahhaa…
Lucunya nih…dari sekian gitu banyak cewe2 yg gw liat selama 2 minggu ini….lah gw demennya sama satu cewe yg kerja jadi waitress di KFC. Memang saya cinta buatan dalam negeri aheuaheuahe =)

Advertisements